Foto: Dailymail

Seruu.com - Perwakilan John Terry mengambil langkah hukum setelah foto yang mirip dengan kapten Chelsea itu tampil di bungkus rokok di India. Foto buram itu tampil di atas tulisan Merokok Menyebabkan Kematian.

 

Harian Indian Express mengatakan langkah itu sebagai upaya antirokok.

Direktoran penerbitan India mengatakan mereka tidak mengetahui mengapa foto itu yang digunakan.

Juru bicara Elite Management, yang mewakili John Terry, mengatakan kepada BBC mereka tidak memberikan izin apapun.

Pernyataan Elite Management menyebutkan:"Foto klien kami digunakan di sejumlah bungskus rokok tanpa izin atau pemberitahuan kepada kami. Kami telah memerintahkan tim legal untuk menyelidiki masalah ini."

Harian Indian Express mengutip KS Dhatwalia, sekretaris direktorat penerbitan India mengatakan, "Kami mengirim tim ke kementrian kesehatan dan mereka yang mengizinkan bungkus rokok diedarkan."

"Namun mengapa foto Terry yang digunakan, itu yang tidak jelas," tambahnya seperti diwartakan BBC, Rabu (4/1/2012).

Namun pejabat lain di direktorat mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa masalah itu "tidak terkait dengan John Terry" dan ia menambahkan foto itu merupakan "upaya artistik dan saya tidak tahu mengapa sampai ada masalah."

John Terry saat ini menghadapi upaya hukum terkait komentar rasis terhadap pemain Queens Park Rangers Anton Ferdinand dalam pertandingan liga primer.

Kapten timnas Inggris dan Chelsea itu didakwa melakukan pelanggaran ketertiban umum terkait isu rasial setelah kekalahan Chelsea 0-1 dari Queens Park Rangers tanggal 23 Oktober lalu.

Terry menyanggah tuduhan itu.

Terkait iklan, pemerintah India sebelumnya juga pernah menghadapi masalah.

Pada tahun 2010, para pejabat India meminta maaf setelah iklan pemerintah mencantumkan mantan kepala angkatan udara Pakistan bersama tokoh India.

Juga pada tahun 2010, negara bagian Meghalaya harus menarik diri buku teks sekolah yang mencantumkan foto Yesus Kristus memegang rokok dan kaleng bir. [bbc]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (1 rates)
Rating
Peraturan Komentar