Roberto Mancini (Getty)
Minggu lalu, saya menonton tiga atau empat pemain di Liga Inggris yang melakukan tekel lebih buruk dari Vinny, dengan wasit yang sama. Dia tidak melakukannya. Bahkan tidak ada kartu kuning. Tidak ada

Seruu.com - Manajer Manchester City Roberto Mancini kecewa sekaligus bingung dengan kartu merah yang didapatkan Vincent Kompany saat City berhadapan dengan rival sekota Manchester United.

Kompany menerima kartu merah kala City menjamu United di Etihad Stadium pada putaran ketiga Piala FA, Minggu (8/1/2012) lalu. Kompany dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap Nani yang membuat wasit Chris Foy mengacungkan kartu merah langsung. Kartu merah itu menjadi yang kedua yang diterima Kompany di musim ini.

Kubu City melayangkan banding atas kartu merah yang didapat bek asal Berlgia itu, namun Federasi Sepakbola Inggris (FA) menolak mentah - mentah banding tersebut dan memutuskan memberikan hukuman skors 4 laga untuk Kompany.

Mancini menilai keputusan yang dilakukan salah besar. Pasalnya pemain tim nasional Belgia itu melakukan tekel bersih. Apalagi Nani tidak melakukan protes berlebihan kepada sang pemimpin pertandingan.

“Minggu lalu, saya menonton tiga atau empat pemain di Liga Inggris  yang melakukan tekel lebih buruk dari Vinny, dengan wasit yang sama. Dia tidak melakukannya. Bahkan tidak ada kartu kuning. Tidak ada,” ucap Mancini kepada wartawan dikutip dari Soccerway, Rabu (11/1/2012).

“Bila hal itu berbahaya, Nani semestinya mengatakan sesuatu kepada wasit. Namun ia tidak melakukannya,” ujarnya menambahkan.

Justru pelatih asal Italia ini menuding Wayne Rooney sebagai dalang penyebab terusirnya Kompany. “Dia (Rooney) yang melakukannya. Nani berada di sana, tapi ia tidak mengatakan sesuatu kepada Vincent,” ujarnya.

Selain itu bekas pelatih Internazionale Milan ini mengkritisi kinerja para wasit di Inggris. “Mereka suka mengeluarkan keputusan tanpa alasan yang jelas,” tuturnya. “Saya tidak mengerti apa yang terjadi," tandas eks pelatih Inter Milan itu. [scr/is]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
Peraturan Komentar