Jakarta, Seruu.com - Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) mempertanyakan metode verifikasi PSSI yang menyebut surat mosi tidak percaya dan dukungan KLB dari 452 anggota PSSI tidak valid.  Dalam konfrensi [ers yang digelar Rabu (11/1/2012), Ketua KPSI Tony Apriliani mengungkapkan keraguannya terhadap hasil verifikasi PSSI yang dirilis tanpa menjelaskan teknik yang digunakan untuk memroses proses surat dukungan KLB.

"Harus dijelaskan tekniknya seperti apa," tegasnya di kantor KPSI, Jakarta, Rabu (11/1/2012).

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal KPSI Hinca Panjaitan. Dia mengatakan, tidak ada metodologi yang dilakukan PSSI dalam melakukan verifikasi terhadap surat tersebut. Masyarakat pun tidak diberitahu cara PSSI melakukan verifikasi. "Ini adalah kinerja paling buruk untuk melakukan verifikasi," tandas Hinca.

Dalam pernyataan PSSI disebutkan terdapat sedikitnya 80 surat yang tidak sah yang mendukung KLB. Ke-80 surat tersebut bukan merupakan anggota PSSI dan sebagian masih berstatus calon anggota PSSI. "Kami sekarang menunggu, siapa anggota PSSI yang dituduh bukan sebagai anggota," ujar Hinca.

Terkait pakta integritas yang berjumlah 49, Hinca menyatakan hal itu tidak ada hubungannya dengan surat dukungan KLB. "Oleh karena itu, pengumuman PSSI tidak mempunyai nilai apapaun, dan tidak mengurangi mandat 2/3 anggota PSSI untuk melaksanakan KLB," pungkasnya. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
Peraturan Komentar